Rabu, 13 November 2019

Ini Beberapa Faktor yang Menyebabkan Emas Naik-Turun

Emas adalah salah satu komoditi yang paling banyak dicari orang. Harganya yang cenderung naik setiap waktu menjadi karakteristik dan nilai plus emas. Tidak heran jika banyak orang yang mulai berinvestasi emas dari zaman dahulu sampai sekarang. Sayangnya untuk  investasi emas, calon investor harus mengerti beragam informasi seputar emas, khususnya mengenai harga dan yang mempengaruhinya.

Ini Beberapa Faktor yang Menyebabkan Emas Naik-Turun

Berinvestasi Emas
Wajar jika banyak orang yang lebih memilih berinvestasi emas. Selain karena takdirnya yang pasti naik, emas juga memiliki beragam manfaat apabila digunakan untuk berinvestasi. Seperti barang lainnya,  emas mengalami fluktuasi. Naik dan turunnya harga emas sering kali terjadi, tergantung beberapa faktor yang akan diulas di artikel ini.

Sejak zaman dulu, orang-orang mengerti tentang fluktuasi ini, mereka  akan melakukan investasi yang baik menggunakan emas,  jika harga emas turun. Mereka akan membeli berbagai jenis perhiasan untuk disimpan. Tapi apabila harga emas naik, maka mereka akan menjualnya kembali. Mungkin muncul pertanyaan, mengapa harga emas bisa naik turun? Jika benar, penjelasan singkatnya ada dibawah ini.

Kurs yang Berubah-rubah
Dolar AS adalah salah satu yang mempengaruhi perubahan nilai emas. Semakin tinggi kurs dolar, maka kenaikan harga emas juga akan naik. Sebaliknya, jika kurs dolar melemah, maka nilai emas juga akan cenderung turun, menyesuaikan dengan kondisi dolar. Untuk investasi yang baik, sebaiknya tidak membeli emas ketika nilai mata uang dollar sedang tinggi.

Suku Bunga
Berbeda dengan emas, kondisi nilai emas akan turun drastis jika suku bunga naik secara signifikan. Penyebabnya adalah banyaknya orang-orang yang mengambil dan menyimpan uangnya dalam bentuk deposito. Apalagi jika depositonya mempunyai bunga tinggi melebihi emas.

Inflasi
Inflasi yang tidak terkendali seringkali menjadi alasan mengapa harga barang naik drastis. Emas juga akan menerima efek dari laju inflasi yang “liar” tersebut. Penyebab mengapa inflasi bisa menjadi faktor naik-turunnya harga emas adalah orang-orang akan mengubah uang mereka menjadi emas ketika inflasi terjadi. Alasan mereka tentu karena emas lebih stabil dan aman ketika terjadi inflasi.

Permintaan dan Penawaran
Seperti barang-barang lainnya, nilai emas akan cenderung naik dan turun tergantung faktor permintaan dan penawaran. Semakin banyak jumlah peminat maka akan semakin tinggi pula nilai emas. apabila jumlah permintaan menurun secara otomatis harga emas juga akan turun.

Faktor X
Ada faktor-faktor lainnya yang menyebabkan mengapa harga emas meningkat atau anjlok. Misalnya seperti kondisi politik dan ekonomi dunia. Dua hal ini akan berpengaruh besar terhadap kestabilan nilai atau harga emas. Naik atau turunnya harga minyak mentah juga kerap kali berefek terhadap perubahan harga emas.

Berinvestasi emas memang cocok untuk memenuhi kebutuhan jangka panjang. Tapi apabila orang menginginkan hasil yang lebih cepat, maka fintech P2P seperti Amartha adalah opsi yang bisa digunakan. Platform ini akan menghasilkan uang yang tidak kalah banyak dari emas. Selain keamanan, Amartha juga telah banyak meraih prestasi dibidang investasi online berbasis P2P lending.

Cukup dengan modal awal 3 juta, calon investor bisa menanamkan modalnya kepada peminjam. Di Amartha, para investor juga dapat menilai calon peminjam berdasarkan skor bintang.

Sebagai perusahaan investasi online yang mempertemukan peminjam dan penanam modal, Amartha berhasil memberikan impact positif bagi perekonomian mikro di Indonesia. Berbagai manfaat lain yang bisa didapatkan, seperti 15% keuntungan setiap tahun dan cashflow mingguan menjadi alasan banyak investor memakai jasa Amartha.